Ya, kadang kala kita lupa, kata diksi diatas. Banyak lalainya.. pokonya buat Allah kecewa. Semua tertampak hanya untuk di kagumi itu berhujung pada kata riya'.
Maka lihat dulu niat. Kalau niat kita untuk mencapai ridhoNya pasti Allah nggak marah sama kita, Ketika kita tahu itu riya' harus kita tinggalkan. Karena, riya' bukan sifat nya orang mukmin, Orang mukmin senantiasa menjaga apa yang Allah kasih ke padanya dengan porsi yang cukup dan di gunakan nya dengan cara yang baik pula.
Manfaatnya juga untuk dirinya dan orang sekitarnya. Lebih tepatnya supaya dapat ridho Nya.
Menulis kayak aku, gini.. aku nulis bukan karena mau di baca kalian karena aku tahu aku punya cerita yang harus aku bagi. Untuk sesama dan bisa bermanfaat. Untuk "kamu-kamu" yang sedang membutuhkahkan ide, kata-kata, gagasan atau lain sebagainya.
Jadi, bukan buat dianggap riya' enggak.. sama sekali. Maaf kalau tulisan aku banyak kasih taunya. Coba kenapa aku menuliskan kayak gini? Biar kamu tahu aku punya cerita dan kamu hanya bisa ambil hal yang baiknya aja. Allah menyuruh hambaNya kan untuk taat dan saling berbagi bukan?
Lagi pula aku kasih tau nih ya, rugi banget kalau kamu riya' enggak dapat manfaat apa-apa Allah malah tambah kesal. Mau aku kasih tau.. kita cukup Riya sama orang-orang yang ibadah nya Deket banget sama Allah. Nah itu, yang mesti kita riyain. Selama aku jadi "hamba" aku udah sedeket apa yaa? Itu yang kudu di fikirin.
Aku jadi mikir, kalau nanti kamu dan aku di tanya Allah udah seberapa rindu bertemu Allah
Nah ,loh kita mau jawab apa?
Itu semestinya kita pikirkin, jangan mebesarkan kata riya' dalam hati.
Wallahua'lambisawab
Sama-sama ya.. kita menjaga hubungan baik dengan Allah,Seburuk dan sehina apapun.
aku yakin Allah dengerin kita.
Selamat malam... Jangan lupa shalat witir sebelum tidur ya, dan doa tidur malam nya juga. Semoga tidur mu menjadi ibadah pula padaNya. Semoga kita bisa salat tahajud ya...
Aamiin..
Maka lihat dulu niat. Kalau niat kita untuk mencapai ridhoNya pasti Allah nggak marah sama kita, Ketika kita tahu itu riya' harus kita tinggalkan. Karena, riya' bukan sifat nya orang mukmin, Orang mukmin senantiasa menjaga apa yang Allah kasih ke padanya dengan porsi yang cukup dan di gunakan nya dengan cara yang baik pula.
Manfaatnya juga untuk dirinya dan orang sekitarnya. Lebih tepatnya supaya dapat ridho Nya.
Menulis kayak aku, gini.. aku nulis bukan karena mau di baca kalian karena aku tahu aku punya cerita yang harus aku bagi. Untuk sesama dan bisa bermanfaat. Untuk "kamu-kamu" yang sedang membutuhkahkan ide, kata-kata, gagasan atau lain sebagainya.
Jadi, bukan buat dianggap riya' enggak.. sama sekali. Maaf kalau tulisan aku banyak kasih taunya. Coba kenapa aku menuliskan kayak gini? Biar kamu tahu aku punya cerita dan kamu hanya bisa ambil hal yang baiknya aja. Allah menyuruh hambaNya kan untuk taat dan saling berbagi bukan?
Lagi pula aku kasih tau nih ya, rugi banget kalau kamu riya' enggak dapat manfaat apa-apa Allah malah tambah kesal. Mau aku kasih tau.. kita cukup Riya sama orang-orang yang ibadah nya Deket banget sama Allah. Nah itu, yang mesti kita riyain. Selama aku jadi "hamba" aku udah sedeket apa yaa? Itu yang kudu di fikirin.
Aku jadi mikir, kalau nanti kamu dan aku di tanya Allah udah seberapa rindu bertemu Allah
Nah ,loh kita mau jawab apa?
Itu semestinya kita pikirkin, jangan mebesarkan kata riya' dalam hati.
Wallahua'lambisawab
Sama-sama ya.. kita menjaga hubungan baik dengan Allah,Seburuk dan sehina apapun.
aku yakin Allah dengerin kita.
Selamat malam... Jangan lupa shalat witir sebelum tidur ya, dan doa tidur malam nya juga. Semoga tidur mu menjadi ibadah pula padaNya. Semoga kita bisa salat tahajud ya...
Aamiin..
Komentar
Posting Komentar