Langsung ke konten utama

Memaknai cinta

Kita tau saat hadirnya Cinta itu membuat kita menjadi bisa senyum-senyum sendiri. mengahayal kalau dia itu pasti deh cinta pertama kita, kita tau cinta pertama kita itu dari mana memang? dari pandangan pertama? atau jangan-jangan dari menghayal.

Hus.. jangan tuh... nanti terjebak dengan lautan hayalan yang tak mampu menjadi nyata. cinta pertama itu bukan dari pertama memandang,  pandangan cinta pertama kita itu sebenernya lahir ketika kita masih di buaian  rahim ibu kita
Cinta Allah kepada seorang hambaNya yang ia ciptakan.dan cinta berikutnya cinta orang tua kepada kita. masa iya cinta pertama datengnya dari seseorang yang bukan sedarah, bukan sekandung lagi. itu mah cinta alakadarnya. jadi harus bisa mengartikan cinta dengan jelas.
kalau cinta di artikan sebagai cinta aku padamu. itu seperti cerita cinta berikut

Hari-harinya selalu di iringi masalah cinta, cinta pada seseorang,namanya ilham. ya ilham adalah seorang Laki-laki bersastus pacar yang sangat setia pada si nia. si nia sampai-sampai menuruti segala keinginannya, nah lama kelamaan si ilham ini menjauh darinya.  seperti sudah tidak cinta lagi kepada nia
"kamu kok sekarang kayaknya nggak mau aku ajak kemana-mana kamu deket banget sama temen sekelas kamu! kamu nggak tau apa aku tuh cemburu banget sama kamu!"
sambil mengetik wajahnya sangat kesal dengan tingkah laku si ilham.
sewaktu" dia balas pesan pacarnya itu
"Enggak sayang... itu cuma temen. "
nia pun mengetik dengan sangat cepat
"Masa temen minta anterin kemana2 si. itu namanya temen?
"Yaudah kalo kamu nggak percaya"
chatnya berakhir begitu saja.
beberapa bulan nia sangat galau dengan pacarnya ilham. dia di gantungin sampai 2 bulan lamanya.

Ada salah satu teman baiknya menyarankan untuknya untuk tidak bersedih hati dan galau karena seoarang cowok kayak ilham.

"Udah lah ngapain si lu ngarepin dia lagi,dia tuh emang cowok nggak punya hati."

Nia cuma nunduk dan mengangguk.
Dua bulan lamanya baru dia dapet balasan yang sangat mengejutkan dari pacarnya.
"Aku emang deket sama dia ,karena aku udah nggak cinta lagi sama kamu. cukup! aku udah nggak mau sama sifat ke kanak-kanakan kamu lagi"
"Yaudah kenapa kamu gantungin aku dua bulan ini? kamu masih mikir? kalau kamu udah cinta sama dia kamu harusnya jujur aja sama aku,gausah boong kayak gini."
dengan sangat yakin nia membeberkan semua kekesalanya padanya.
"Yaudah.. nggak usah di bahas aku udah mau putus sama kamu."

Tak ada jawaban lagi dari nia, karena nia sudah kesal dengan tingkah laku pacarnya itu.  lalu dia mengerti selama ini dia salah mencintai ilham, yang sudah jelas-jelas membutakan mata dan fikirannya.

Dari cerita berikut kita dapat  pahami ,seorang dua insan memadu kasih dengan cara yang tidak di ridhoi dan akhirnya berujung tangisan yang tak berarti.
buat apa cinta kalau di maknai seperti itu? itu bukanlah cinta melainkan nafsu belaka.

Cinta itu suci tak menyakiti cinta itu mampu merubah sesuatu yang tidak baik menjadi luar biasa baik, cinta itu mampu menjadikan hati menjadi semakin taat padaNya. bukan dengan pacaran dan mengantungi nya begitu saja.

Emang jemuran di gantung! hahaha gamau kan di samain sama jemuran? yaudah makanya jangan bercinta atas dasar kita suka sama dia lalu pacaran deh semau kita tanpa batas, akhirnya terjerumus dalam lubang yang hina.

Jadi memaknai setiap cinta yang hadir itu sangat di perlukan muslimah, karena kita itu yang merasakan nya sendiri. jadi mulailah memaknai cinta dalam diri agar yang hadir juga berhati baik dan mampu membuat kita menjadi semakin mencintaiNya dalam ibadah kepadaNya.

Wahai cinta...
jangan kau hadir dengan noda
hadirlah dengan berhati bidadari
karena cinta berawal dari rasa
tak mengenal iri dan dengki

Wahai cinta
kau mampu mengobati hati
dan kau mampu membuat hati menjadi bersih dengan kasih sayangNya.
kau mampu membuat ku tesenyum sendiri
hingga terlelap dalam semu.

Wahai sang pemilik cinta hadirkan lah cinta dalam hati ku untuk selalu merindu kekasih mu Rasulullah
dengan rasa takwa dan taat padaMu ya robb...



Komentar